Jengs…
Kalo jengs pernah coba memperhatikan berita hampir sebulan ini, jengs pasti tau persis bahwa Amerika lagi kena krisis moneter akibat kesalahan kebijakan ekonomi yang dilakukan presiden BUSH. Sedihnya, krisis moneter ini Amerika gak mau sendirian, tapi dia “ngajak-ngajak” negara-negara lain untuk ikut-ikutan krismon.
Apa pasal?
Karena :
1. Currency dunia menggunakan mata uang dollar US sebagai pembanding. Akibatnya begitu US dollar terpuruk, US akan menarik besar-besaran uang dollarnya di seluruh dunia, mengakibatkan mata dollar AS akan meningkat tinggi.
2. AS juga cenderung menahan transaksi dollar ke luar negeri. Padahal AS adalah pasar yang sangat besar utk perdagangan dunia, termasuk jg indonesia lho. Jadi kebayang dong, ekspor kita semua (kita & negara pengekspor lain) ikut2an lesu, dan akibatnya bisnis dalam negeri jadi ikutan terpuruk.
Yang paling parah, dengan dinyatakan bangkrutnya 4 perusahaan MAHABESAR di US, mengakibatkan pasar saham jadi ancur. Dan pasar saham ancur di US itu, juga nyebabin pasar-pasar saham di dunia ikut2an terpengaruh oleh sentimen negatif bursa saham amerika.
Indonesia juga tidak luput dari pengaruh sentimen pasar saham dunia. Sampai-sampai pemerintah kemarin harus men-suspend (ditutup) Bursa Efek Indonesia selama dua hari supaya tidak ada pemain saham yang rush, alias besar-besaran menjual sahamnya dan mengakibatkan harga saham makin hancur.
Kebayang dong, para pemain saham kita sekarang lagi bengong, mikirin sahamnya… Mau dicairkan (dijual sahamnya) gak bisa karena pasarnya di-suspend… Suspending juga gak akan menjamin saham mereka tidak jatuh lho, jadi kemungkinan begitu pasar saham dibuka hari ini, koreksinya bakal gede juga, alias teteup aja orang-orang pada rush.
Di BOP kemarin, bu Muthia juga menceritakan salah seorang temannya, seorang pemain saham, yang rugi hampir 800juta karena ambruknya pasar saham. Padahal sebelumnya temannya tersebut sangat kaya karena bermain saham.
Apa dampak yang paling menyedihkan klo pasar saham (dan ekonomi) anjlok?
PERAMPINGAN, alias PHK. Perusahaan pasti sekarang udah mulai mempersiapkan pemecatan yang cukup besar bagi para karyawannya. kalo krismon tahun 97 dulu mungkin kita belum ngerti dan ngalamin langsung karena kita masih sekolah, nah sekarang kita HARUS UDAH AWARE.
Apa perusahaan bakal membabat habis semua karyawannya? Belum tentu. Ada tipe-tipe karyawan yang gak bakalan dipecat (amieeennn…) oleh perusahaan.
Yaitu tipe karyawan yang MEMEGANG KUNCI PERUSAHAAN. Kasarnya, kalau ngga ada dia, Perusahaan akan mengalami ketimpangan dalam menjalankan bisnisnya, dan bakal menimbulkan kerugian karena ketimpangan tersebut.
Dan kalau dia gak ada, perusahaan akan kesulitan mencari pengganti se-cakap dia. Artinya, karyawan tersebut pasti punya kemampuan LEBIH dibanding karyawan lainnya.
Posisi ini gak mesti tinggi (manager ke atas), tapi biasanya level managerial atas tau persis siapa-siapa aja orang-orang yang masuk kategori tersebut, yang ngga akan mereka pecat.
Sekarang kembali ke kita. Atau dalam hal ini, temen-temen yang bekerja.
Apakah temen-temen merasa berada dalam posisi seperti itu di perusahaan? Memegang pekerjaan yang sifatnya kunci? Jabatan yang krusial yang kalau temen-temen ngga ada, perusahaan pasti kelimpungan?
Yuk tanya pada diri sendiri dan JUJUR pada diri temen-temen sendiri.
Jika suatu saat teman-teman tidak bekerja disana, berapa orang di luaran sana yang siap menggantikan teman-teman di posisi yang sama? Satu orang? Sepuluh orang? Seratus orang? atau seribu orang lebih?
Berapa orang di sekitar teman-teman yang Anda tau punya kemampuan yang sama dengan Anda dan rela dibayar lebih murah dari Anda?
Jika Anda menemukan lebih dari satu orang di kantor Anda yang punya kemampuan yang sama tapi rela dibayar lebih rendah dari Anda, berarti di luar sana, ratusan atau ribuan orang sudah pasti siap menggantikan posisi Anda.
Dan jika tempat Anda bekerja sekarang tiba-tiba melakukan perampingan, maka hampir bisa dipastikan bahwa Anda adalah salah satu pekerja yang akan dirumahkan.
No offense jengs, it’s all Business.
Tidak ada hubungan apakah bos Anda suka atau sebal sama Anda. Tidak ada hubungan apakah Anda loyal pada perusahaan. Jika Anda memiliki kapasitas ‘rata-rata’, maka Anda akan masuk daftar pertama orang-orang yang akan di PHK.
Tinggal kembali ke diri teman-teman.
Sudahkah teman-teman memikirkan alternatif untuk mendapatkan penghasilan bulanan pengganti gaji yang hilang nanti?
Anda tidak bisa selamanya berdiam diri, sementara pada saat krisis moneter nanti benar-benar terjadi, mengirim surat lamaran mungkin akan jadi sesuatu yang sifatnya buang-buang uang saja. Karena pastinya bukan cuma perusahaan Anda yang mengalami nasib yang sama, tapi ratusan perusahaan lain juga pasti melakukan perampingan.
Teman-teman, Anda semua saat ini sudah bergabung di ORIFLAME, berbahagialah, teman-teman setidaknya punya satu langkah lebih depan dari teman-teman Anda yang tidak punya “bekal” apa-apa menghadapi PHK.
Teman-teman sudah ada di perusahaan yang tidak akan mengurangi jumlah konsultan, jumlah karyawan, dan bahkan tidak akan mengurangi cara menghitung bonus kita semua. ORIFLAME (terutama di Indonesia) sudah pernah survive menghadapi krisis moneter tahun 1997 dengan tetap memiliki performa perusahaan yang bagus dibandingkan perusahaan lainnya (let say, hampir semua perusahaan farmasi waktu itu kolaps dan melakukan perampingan, bahkan ada beberapa yang bangkrut dan akhirnya melakukan merger).
Saya percaya, ORIFLAME juga akan tetap survive menghadapi krisis global saat ini.
Saatnya menabung masa depan teman-teman di ORIFLAME.
Pilihannya tinggal di tangan teman-teman sendiri. Maukah teman-teman mulai menabung pengganti gaji teman-teman nanti? Punya bisnis dengan modal relatif kecil yang bahkan bisa teman-teman wariskan nanti ke ahli waris Anda? Bonus yang bisa setara gaji Anda sekarang bahkan sangat mungkin terus meningkat tiap bulannya jauh melebihi gaji Anda, sampai-sampai Anda sendiri tidak percaya kalau Anda ternyata mampu sampai kesana?
Saya dan para leader ORIFLAME lainnya akan membantu jika teman-teman memang ingin maju di ORIFLAME.
Tapi jika teman-teman memilih untuk tidak memilih ORIFLAME, maka kita juga tidak akan bisa bantu apa-apa.
renungan ini adalah intisari hasil membaca koran & menonton segmen ekonomi MetroTV seminggu terakhir, digabung dengan sesi motivasi Muthia Rizky @ BOP dan diskusi berjam-jam di malam minggu bersama suami.
Posted in MOTIVASI, serius | No Comments








