Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/sloki/user/h49855/sites/miacantik.com/www/wp-includes/cache.php on line 36

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/sloki/user/h49855/sites/miacantik.com/www/wp-includes/query.php on line 21

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/sloki/user/h49855/sites/miacantik.com/www/wp-includes/theme.php on line 507
 Serius | Hello, it's Miw Speaking... - Part 2
It’s not about how good you are. It’s about how good you want to be!

Renungan : Dampak KrisMon Global

October 12th, 2008 by Mia

Jengs…


Kalo jengs pernah coba memperhatikan berita hampir sebulan ini, jengs pasti tau persis bahwa Amerika lagi kena krisis moneter akibat kesalahan kebijakan ekonomi yang dilakukan presiden BUSH. Sedihnya, krisis moneter ini Amerika gak mau sendirian, tapi dia “ngajak-ngajak” negara-negara lain untuk ikut-ikutan krismon.

Apa pasal?

Karena :

1. Currency dunia menggunakan mata uang dollar US sebagai pembanding. Akibatnya begitu US dollar terpuruk, US akan menarik besar-besaran uang dollarnya di seluruh dunia, mengakibatkan mata dollar AS akan meningkat tinggi.

2. AS juga cenderung menahan transaksi dollar ke luar negeri. Padahal AS adalah pasar yang sangat besar utk perdagangan dunia, termasuk jg indonesia lho. Jadi kebayang dong, ekspor kita semua (kita & negara pengekspor lain) ikut2an lesu, dan akibatnya bisnis dalam negeri jadi ikutan terpuruk.


Yang paling parah, dengan dinyatakan bangkrutnya 4 perusahaan MAHABESAR di US, mengakibatkan pasar saham jadi ancur. Dan pasar saham ancur di US itu, juga nyebabin pasar-pasar saham di dunia ikut2an terpengaruh oleh sentimen negatif bursa saham amerika.


Indonesia juga tidak luput dari pengaruh sentimen pasar saham dunia.  Sampai-sampai pemerintah kemarin harus men-suspend (ditutup) Bursa Efek Indonesia selama dua hari supaya tidak ada pemain saham yang rush, alias besar-besaran menjual sahamnya dan mengakibatkan harga saham makin hancur.


Kebayang dong, para pemain saham kita sekarang lagi bengong, mikirin sahamnya… Mau dicairkan (dijual sahamnya) gak bisa karena pasarnya di-suspend… Suspending juga gak akan menjamin saham mereka tidak jatuh lho, jadi kemungkinan begitu pasar saham dibuka hari ini, koreksinya bakal gede juga, alias teteup aja orang-orang pada rush.


Di BOP kemarin, bu Muthia juga menceritakan salah seorang temannya, seorang pemain saham, yang rugi hampir 800juta karena ambruknya pasar saham. Padahal sebelumnya temannya tersebut sangat kaya karena bermain saham.



Apa dampak yang paling menyedihkan klo pasar saham (dan ekonomi) anjlok?


PERAMPINGAN, alias PHK. Perusahaan pasti sekarang udah mulai mempersiapkan pemecatan yang cukup besar bagi para karyawannya. kalo krismon tahun 97 dulu mungkin kita belum ngerti dan ngalamin langsung karena kita masih sekolah, nah sekarang kita HARUS UDAH AWARE.


Apa perusahaan bakal membabat habis semua karyawannya? Belum tentu. Ada tipe-tipe karyawan yang gak bakalan dipecat (amieeennn…) oleh perusahaan.

Yaitu tipe karyawan yang MEMEGANG KUNCI PERUSAHAAN. Kasarnya, kalau ngga ada dia, Perusahaan akan mengalami ketimpangan dalam menjalankan bisnisnya, dan bakal menimbulkan kerugian karena ketimpangan tersebut.
Dan kalau dia gak ada, perusahaan akan kesulitan mencari pengganti se-cakap dia. Artinya, karyawan tersebut pasti punya kemampuan LEBIH dibanding karyawan lainnya.

Posisi ini gak mesti tinggi (manager ke atas), tapi biasanya level managerial atas tau persis siapa-siapa aja orang-orang yang masuk kategori tersebut, yang ngga akan mereka pecat.


Sekarang kembali ke kita. Atau dalam hal ini, temen-temen yang bekerja.


Apakah temen-temen merasa berada dalam posisi seperti itu di perusahaan? Memegang pekerjaan yang sifatnya kunci? Jabatan yang krusial yang kalau temen-temen ngga ada, perusahaan pasti kelimpungan?


Yuk tanya pada diri sendiri dan JUJUR pada diri temen-temen sendiri.


Jika suatu saat teman-teman tidak bekerja disana, berapa orang di luaran sana yang siap menggantikan teman-teman di posisi yang sama? Satu orang? Sepuluh orang? Seratus orang? atau seribu orang lebih?

Berapa orang di sekitar teman-teman yang Anda tau punya kemampuan yang sama dengan Anda dan rela dibayar lebih murah dari Anda?


Jika Anda menemukan lebih dari satu orang di kantor Anda yang punya kemampuan yang sama tapi rela dibayar lebih rendah dari Anda, berarti di luar sana, ratusan atau ribuan orang sudah pasti siap menggantikan posisi Anda.


Dan jika tempat Anda bekerja sekarang tiba-tiba melakukan perampingan, maka hampir bisa dipastikan bahwa Anda adalah salah satu pekerja yang akan dirumahkan.



No offense jengs, it’s all Business.


Tidak ada hubungan apakah bos Anda suka atau sebal sama Anda. Tidak ada hubungan apakah Anda loyal pada perusahaan. Jika Anda memiliki kapasitas ‘rata-rata’, maka Anda akan masuk daftar pertama orang-orang yang akan di PHK.



Tinggal kembali ke diri teman-teman.



Sudahkah teman-teman memikirkan alternatif untuk mendapatkan penghasilan bulanan pengganti gaji yang hilang nanti?

Anda tidak bisa selamanya berdiam diri, sementara pada saat krisis moneter nanti benar-benar terjadi, mengirim surat lamaran mungkin akan jadi sesuatu yang sifatnya buang-buang uang saja. Karena pastinya bukan cuma perusahaan Anda yang mengalami nasib yang sama, tapi ratusan perusahaan lain juga pasti melakukan perampingan.


Teman-teman, Anda semua saat ini sudah bergabung di ORIFLAME, berbahagialah, teman-teman setidaknya punya satu langkah lebih depan dari teman-teman Anda yang tidak punya “bekal” apa-apa menghadapi PHK.



Teman-teman sudah ada di perusahaan yang tidak akan mengurangi jumlah konsultan, jumlah karyawan, dan bahkan tidak akan mengurangi cara menghitung bonus kita semua. ORIFLAME (terutama di Indonesia) sudah pernah survive menghadapi krisis moneter tahun 1997 dengan tetap memiliki performa perusahaan yang bagus dibandingkan perusahaan lainnya (let say, hampir semua perusahaan farmasi waktu itu kolaps dan melakukan perampingan, bahkan ada beberapa yang bangkrut dan akhirnya melakukan merger).

Saya percaya, ORIFLAME juga akan tetap survive menghadapi krisis global saat ini.


Saatnya menabung masa depan teman-teman di ORIFLAME.


Pilihannya tinggal di tangan teman-teman sendiri. Maukah teman-teman mulai menabung pengganti gaji teman-teman nanti? Punya bisnis dengan modal relatif kecil yang bahkan bisa teman-teman wariskan nanti ke ahli waris Anda? Bonus yang bisa setara gaji Anda sekarang bahkan sangat mungkin terus meningkat tiap bulannya jauh melebihi gaji Anda, sampai-sampai Anda sendiri tidak percaya kalau Anda ternyata mampu sampai kesana?



Saya dan para leader ORIFLAME lainnya akan membantu jika teman-teman memang ingin maju di ORIFLAME.


Tapi jika teman-teman memilih untuk tidak memilih ORIFLAME, maka kita juga tidak akan bisa bantu apa-apa.



renungan ini adalah intisari hasil membaca koran & menonton segmen ekonomi MetroTV seminggu terakhir, digabung dengan sesi motivasi Muthia Rizky @ BOP dan diskusi berjam-jam di malam minggu bersama suami.

Posted in MOTIVASI, serius | No Comments

Hukum Sebab - Akibat

September 17th, 2008 by Mia

Anda percaya gak, bahwa gak ada sesuatu hal pun yang terjadi secara kebetulan. Semua yang terjadi di dunia ini pasti ada alasannya. Everything happens for a reason.

Begitu juga dengan sukses dan gagal. Kegagalan bukanlah kecelakaan, kesuksesan pun bukan suatu kebetulan. Ngga ada orang yang ‘kebetulan sukses’. Kesuksesan kita bisa diprediksi kok. Dan bahkan kesuksesan meninggalkan jejak, artinya kiat sukses mereka yang sukses sangat bisa kita ikuti!

Menurut Brian Tracy, ada aturan terpenting jika kita ingin sukses.

“Jika Anda melakukan apa yang telah dilakukan oleh orang-orang yang sukses, berulang-ulang, maka tidak ada satu pun di dunia ini yang bisa menghalangi Anda untuk mendapatkan hasil yang sama dengan mereka. Dan jika Anda tidak melakukannya, maka tidak ada satupun orang yang bisa membantu Anda (meraih sukses Anda)”.

Ingatlah bahwa setiap orang yang berada di 10% peringkat teratas di ORIFLAME memulainya dari bawah, sama seperti kita. Semua yang saat ini menjadi yang terbaik, menjadi pakar, menjadi diamond, awalnya pun tidak tahu apa-apa. Yang mereka lakukan hanyalah selalu belajar dari para ahli. Mereka belajar dari orang-orang yang sudah lebih dahulu sukses sebelum mereka. Dan mereka dengan konsisten melakukan hal yang sama berulang-ulang, bahkan sampai saat ini mereka tetap melakukannya. Dan mereka telah mencapai hasil yang sama dengan orang-orang yang mereka tiru.

Mereka sudah membuktikannya.

Kita juga bisa :-)

Keputusan Anda hari ini

menentukan hidup Anda esok hari.

 

The Psychology of Selling, Brian Tracy

Posted in Psychology of Selling, MOTIVASI, serius | No Comments

There is no such thing as FREE LUNCH!

September 17th, 2008 by Mia

Sering banget saya ketemu orang yang menjawab begini saat saya menawarkan bisnis ORIFLAME :

“Harus jualan yah? Aduh aku gak bisa jualan. Gak bakat!”

“Harus ajak orang juga? Yah… gimana caranya?”

“Apa??? Musti training segala? Yah kayanya kalo pake training-trainingan aku gak bisa deh…”

Untuk Anda yang masih berpikiran seperti di atas, Saya cuma mau kasih ilustrasi begini :

Anda dari rumah musti pergi ke suatu tempat di mana Anda penting sekali untuk ada disana, dan Anda gak punya kendaraan pribadi karena yah… mungkin emang belum kebeli.

Tapi Anda males naik angkot atau bis kesana. Panas, gitu kata Anda.

Naik taksi? Ugh, mahal kaleee!!!

Jalan kaki? Apalagi! Bisa dua hari mungkin baru sampe. Bisa gempor!

Pingin nebeng, gak ada yang sudi Anda tebengin. Kalopun ada, Anda gengsi minta nebeng. Ketauan kere-nya!

Sampai ngga Anda ke tempat itu?

Kecuali Anda punya “Pintu Kemana Saja”-nya Doraemon, atau Portkey-nya Harry Potter, saya berani jamin sampe kiamat pun Anda gak akan sampai ke tempat itu. Gimana mau sampai, semua alternatif yang bisa Anda lalui untuk menuju kesana, Anda ogah.

There’s no such thing as free lunch! Saat ini apa sih yang ngga harus kita “bayar”? Bahkan untuk udara bersih pun, saat ini Anda harus mengeluarkan uang! Anda harus berkendaraan ke daerah puncak atau pegunungan. Atau Anda harus beli air purifier yang harganya jutaan. Artinya tetap harus ada usaha. Harus ada biaya.

Jika Anda masih berpikir-pikir bahwa :

  • Anda tidak mau berjualan (padahal yang jualan tuh katalog, bukan Anda! Anda cukup membantu sang katalog untuk sampai ke para konsumen Anda!)
  • Anda tidak mau mengajak orang (Anda tau, di luar sana, banyaaaaaaaaaaakkk sekali orang yang jika tau betapa besar peluang untuk bisa sukses bersama ORIFLAME untuk mereka, mereka dengan sukacita akan bergabung bersama Anda di ORIFLAME!), dan…
  • Anda tidak mau datang ke training rutin (hanya 2 jam di hari Sabtu. 2 jam dalam satu minggu. 2 jam dengan bonus ilmu dan motivasi yang Anda dapatkan secara GRATIS)

maka mohon maaf yaa, jangan tersinggung jika saya boleh bilang, Anda tidak cocok di bisnis ini.Dan basically, Anda mungkin memang tidak akan cocok di bisnis apapun. Karena semua bisnis menginginkan hal yang sama. Komitmen, Fokus, dan Konsistensi. Bedanya, ORIFLAME menawarkan Anda bisnis dengan modal yang sangat murah jika dibanding bisnis MLM lainnya, apalagi bisnis konvensional yang modalnya juta-jutaan (believe me, I’ve been there!)

Jawabannya hanya ada di pikiran Anda sendiri. Jika Anda ingin meraih jutaan rupiah dengan modal hanya 30.000 rupiah dan meluangkan waktu Anda di bisnis ini - waktu yang jelas-jelas lebih sedikit dibandingkan kalau Anda harus kerja kantoran - ayo mulai pikirkan baik-baik, apa yang harus Anda ‘korbankan’, dan privilege apa yang bisa Anda dapatkan dari bisnis ini, yang mungkin tidak akan pernah Anda dapatkan jika Anda masih menjalani hidup Anda yang sekarang.

 

 

Waktu luang lebih banyak.

 

 

Bersenang-senang.

 

 

Mengurus anak dan suami.

 

 

Punya modal untuk usaha.

 

 

 

 

 

Keputusan Anda hari ini

menentukan hidup Anda esok hari.

 

Posted in MOTIVASI, serius | No Comments

Keberhasilan Anda ditentukan oleh Anda sendiri!

September 4th, 2008 by Mia

Sering ngga sih, Anda mendengar orang yang suka bilang gini (atau mungkin Anda sendiri yang suka bilang begini!) :

“Ih, pingin banget deh berhasil kaya (siapa gitu…). Tapi dia kan banyak waktu, sedangkan gue sibuk, kerja, ngurus anak, mandiin suami, blablabla…”

atau…

“Ya jelas aja dia bisa sukses. Dia kan (menyebutkan etnis tertentu). Orang-orang itu kan emang gila-gilaan kalo usaha!”

atau…

“Dia dapet segitu? Ya terang aja. Ngga ada kerjaan lain kali selain ngurusin itu!”

atau…

“Gimana dong, downline gue pada drop semua!” (ngomongnya sambil pake suara lemes, ato mungkin nyolot)

atau yang paling sering nih… (dan paling parah!)

“Gue mau koooo… tapi kayanya gak mungkin deh!”

Jujur, saya juga pernah terjebak dalam hal-hal yang sama. Stereotyping etnis tertentu, nyalahin downline, atau upline, atau mengeluarkan segala jurus keterbatasan (gak punya waktu, gak punya energi, gak punya duit, pokoknya segala gak bisa!) hanya untuk menutupi kenyataan yang sesungguhnya.

Bahwa saya MALAS.

Saya begitu malasnya mengejar impian saya sendiri, sampe-sampe saya butuh kambing hitam untuk pembenaran. Padahal kalo saya pikir-pikir lagi, seharusnya semua itu bukan masalah. Etnis tertentu yang memang gigih dalam berbisnis, trus kenapa? Toh kita juga bisa, kalau kita mau. Buktinya banyak posisi tinggi di ORIFLAME yang dicapai oleh berbagai etnis dan suku. Downline unggulan kita drop, so what? Masih ada downline-downline yang lain yang mungkin sama potensialnya kalau kita mau lebih jeli screening. Kalopun tidak ada bibit unggul, toh kita bisa cari dan cari terus. Kalau kita mau!

Mba Muthia pernah bilang, “untuk menjadi seorang Diamond, Anda harus punya apa yang tidak dimiliki kebanyakan orang. Anda harus punya semangat yang lebih besar, harus punya tekad yang lebih kuat, dan harus mau usaha lebih keras dari orang lain.”

Jadi, jangan pernah berharap, dengan usaha yang minimal, kita bisa mengharapkan hasil yang maksimal, kecuali jika kita sedang berjudi (itupun Anda belum tentu menang kan?). Di ORIFLAME, semua serba linear. Jika kita bekerja keras, hasilnya akan bagus. Jika kita berusaha lebih keras, hasilnya akan jauh lebih bagus. Jika kita usahanya biasa-biasa aja, ya hasilnya juga biasa. Jadi, kalo kita gak usaha? Ya tau sendiri kan jawabannya :-)

Keberhasilan tidak ditentukan oleh seberapa perhatian upline kita pada diri kita. Atau seberapa heboh downline kita bekerja. Jika Anda adalah tipe orang yang menggantungkan keberhasilan pada mereka, maka - sorry to say - Anda tidak akan pernah meraih keberhasilan, atau bahkan sekadar mempertahankan hasil yang sudah Anda raih.

Upline & downline hanyalah “orang lain”. Keberadaan mereka memang penting mendukung kita mencapai keberhasilan, tapi mereka bukan pemain utama. Pemain utamanya adalah Anda sendiri. Andalah yang harus menentukan seberapa tinggi target yang Anda ingin raih. Anda yang harus menentukan seberapa besar keinginan Anda untuk meraih target Anda. Dan Anda sendiri yang harus mengatur, seberapa cepat atau lambat target ini akan Anda raih.

Orang yang berusaha tanpa target, seperti orang yang memanah tanpa sasaran. Orang tersebut tidak akan tau kemana anak panah akan diarahkan karena tidak punya sasaran. Dia akan memanah membabi buta, berharap kalau-kalau salah satu anak panahnya menancap sesuatu. Dia mungkin akan menghabiskan waktu dan tenaga untuk memanah sampai anak panahnya habis, dan tetap saja tidak menancap sesuatu. Atau bahkan menyerah begitu satu dua anak panah dilepaskan, karena dia sudah berpikir bahwa tidak akan pernah menyentuh sesuatu.

Jadi, ayo mulai tetapkan target Anda. Seberapa tinggi atau seberapa tidak tinggi-nya target, itu hak Anda sepenuhnya. Apakah Anda cuma ingin sampai di bonus satu juta saja, dua juta saja, level 21%, atau ingin jadi diamond, Anda yang menentukan. Seberapa cepat atau lambat Anda ingin mencapai, itu juga terserah Anda.

Tapi menentukan target jelas-jelas lebih baik dari tidak bertarget, karena dengan begitu Anda tau apa yang sebetulnya Anda inginkan.

Dan menentukan target yang lebih tinggi dan tenggat yang lebih cepat biasanya akan menjadi roket pendorong yang melesatkan semangat Anda ke titik yang paling tinggi yang mungkin belum pernah Anda capai sebelumnya.

Dan jangan lupakan hal yang paling penting, yaitu seberapa besar usaha Anda untuk bisa mencapai target Anda. Karena target tanpa usaha, sama saja seperti mimpi.

Indah, tapi tidak pernah terjadi.

Posted in MOTIVASI, serius | 1 Comment

Next Entries »