It’s not about how good you are. It’s about how good you want to be!

Tantangan “ngelmu” dari mba Dini Shanti

August 14th, 2009 by Mia

Ugghhh….

gara-gara *lho kok gara-gara?* mba Dini bikin tantangan ipod shuffle buat para donlennyah… saya ikut mendaftarkan landing page saya ini untuk bisa muncul di search engine halaman pertama, hampir tiap satu jam saya jadi bolak-balik ngecekin om google hehehe…ngecekin posisi web nih… perasaan semuanya udah bener, keywords udah… backlinks lagi dirintis… tapi kok masih belom nongol-nongol juga. Ugh guemessss!!!!!

*eh kira2 peserta yg laen ada yg seserius saya gak yah?*

Abis seru banget sih, tantangan mba Dini memaksa saya jadi belajar buanyaaaakkk tentang optimalisasi web di search engine, dan sayangnya saya taunya udah telat hampir 2 bln dari mba Dini bikin tantangan ituh. Tapi tak mengapah… masih sampe bulan September kan ya mba? Belanda masih jaoooohhh!! :D

Oh iya gara-gara *yeeehhh gara-gara lagiiii* tantangan mba Dini itu, saya jadi jauh lebih cermat lho. Tiap postingan yang saya buat di blog ini, saya intips lagi… bener gak ya udah saya bikin keywordsnya? Ohhh ternyata saya sempet salah menuliskan keywords, jadi hampir tiap tulisan (gak semua sih) saya analisa lagi. Saya belajar bikin keywords yg baik, belajar SEO (walo teteup weh sampe skrg gak ngerti-ngerti amat) , saya juga rajin ngecekin web orang, view source dan ngeliat keywords mereka hehehe..

Awalnya ini juga gara-gara postingan mba Dini *yup, ini gara-gara ketiga, sekali lagi dapet gelas yaakkk* tentang temannya yg bisa dapet 4 digit $ sebulan dari Google Adsense, membangkitkan kembali darah muda saya *halagh* akan cita-cita saya saat resign 2005 dahulu, yaitu cari duit dari adsense! Saya baru tau kalau untuk bahkan dapet 3 digit $ tiap bulannya, mba Dini harus punya sekitar 20 web yg beliau kelola tiap hari (baca : malam). Sementara saya dan Unduk? Ugh… ngitung jari tangan aja lom abis, itupun baru tangan kiri, belom tangan kanan, hehehe… puanteeeesss 3digitnya baru kekumpul dalam beberapa abad :D

Mudah-mudahan saya belom terlambat untuk mempelajari semuanya, lagi. Empat tahun yg hampir terbuang -tidak percuma sih, soalnya kan bs nabung bonus di oriflame hehehe- mudah2an bisa terbayarkan di 2010. Cita-cita saya sih pengennya punya 3digit$ cek dari adsense tiap bulannya.

Print out cek 3digit $ adsense pertama udah saya simpen rapi buat pembangkit semangat, walau duitnya udah berubah wujud jadi LCD Samsung 32 inch :D

Buat para suhu internet marketing, suhu SEO, suhu peternak web, saya slalu tunggu ilmu kanuragannya. SEMANGAAATTTTTHHH!!!

Posted in curhat, serius | 6 Comments

I DON’T CARE!

April 23rd, 2009 by Mia

Whether if you’re hungry
Or if you need some money
If you ever get hit by bus
or even if you kill yourself and suicide


I DON’T CARE!

For one has to take full responsible of what that one has ever decided.

Posted in serius | 5 Comments

Dapet Blog Award ^_^

April 10th, 2009 by Mia

i-love-your-blog-award.jpg

Aduhhh tersanjung 10 deh saya hihihi…

Dapet blog award dari my sis niy… mana gambarnya lutu… I Love Your Blog huehehehehehe… yg ngasih mudah2an gak pake muntah2 saat menunjuk blogku yaa ^^

Kudu nunjuk blog kawan juga? Boleh… aku nunjuk blog sahabatku Niken, Anneke, Irna, Kadek, Ier, (iyeu mah genggongan kabeh!) dan Vee si imyut imyut dari Syemarang semoga bersemangat terus dalam ngeblog yaa…

Nah, kalo kamu mendapatkan award ini, kamu harus :

  1. Meletakkan logo/ award di blogmu
  2. Meletakkan link blog yang telah memberimu award
  3. Berikan ke blog lain
  4. Buat link blog lain yang kamu berikan award
  5. Kasih tau lewat pesan di blog yang kamu kasih award

Sooo…  ambil ya buuu blognya… jangan lupa link gambarnya ke blog akyu ^^

Logo ini skrg terpasang manis di sidebar-ku. Bikin yg punya udah manis jadi tambah manis. Aduh itu, madu ^_^

Posted in iseng, serius | 4 Comments

Life is…

March 19th, 2009 by Mia

Life is when you can get up late everyday
and have nothing hurrying you

Life is when you can eat anything you want
without getting worried about the bill or the calories within


 

Life is when you can wear any kind of outfit
without having someone - or anyone - telling you “lu norak banget deh!”

Life is when you can sleep on the work hours
and work on the sleep hours, with no hesitation

Life is when you can make money with your own bare hands
without getting stuck on the suck situation named “career”

Life is when you do only things you like to do
and no one can tell you to do what they want you to do

Life is when you are really really independent!!!

These are my choices.

Because this is about my life!

*taken from my previous blog on Friendster, written on Sept 2005. And I still keep my word until now, insya Allah, may Allah bless me with my choices*

Posted in curhat, MOTIVASI, serius | 2 Comments

Yes We Can!

January 28th, 2009 by Mia

Yes We Can!

Kalimat ini mendadak populer karena menjadi tagline kampanye pilpres Barack Obama. Walau tidak ada korelasi yang pasti antara kalimat ini dengan kemenangan pak Obama, tapi tentunya kalimat ini penuh dengan nuansa afirmasi positif, yang seakan membawa aura positif juga bagi rakyat US apabila pak Obama menang pilpres.

Terbukti banyak banget para golput di masa lalu yang kemaren mau mencoblos, dan para pemilih pemula juga semangat ikutan pemilu. Karena mereka percaya dan berharap sepenuh hati, bahwa sesuatu yang baru dan lebih baik akan terjadi.

Di buku Brian Tracy, “The Art of Closing Sale”, ternyata dijelaskan bahwa para ahli sudah menemukan adanya hubungan erat antara sikap harapan yang penuh keyakinan dengan tingkat keberhasilan ataupun kegagalan.

Soalnya, kalau dari awal kita yakin bahwa kita bisa berhasil, kita akan merasa optimis. Optimisme inilah yang akan mempengaruhi semua orang disekitar kita. Membuat orang menanggapi perkataan kita. Dan membuat prospek menanggapi penawaran kita dengan lebih positif ^_^

Pak Mario Teguh di Metro TV pun pernah membahas sekilas tentang Self-perspecting Prophecy. Bahwa yang Anda harap dengan penuh keyakinan, (pasti) akan kejadian.

Jadi, kalau kita berharap berhasil, niscaya kita akan berhasil. Kalau kita berharap dengan seyakin-yakinnya, bahwa kita bisa populer, pasti kita akan populer!

Inipun bisa terjadi saat kita memprospek. Kalau kita dengan yakinnya berharap bahwa kita bisa menjual kepada prospek kita, kita secara tidak sadar akan berbicara dengan sikap yang optimis pada sang prospek. Sikap optimis kita inilah yang akan ditangkap di alam bawah sadar si prospek. Dan dengan cara yang sangat positif,  keyakinan kita mempengaruhi si prospek untuk membuat keputusan yang positif. Penawaran kita akan diterima :-)

Nah, yang jadi masalah adalah, kalau di kepala kita yang muncul adalah keyakinan yang negatif. Contohnya, karena kita pernah gagal menjual atau memprospek, maka tiap kali kita akan menjual atau memprospek, dalam hati kecil muncul kesan bahwa kita tidak berharap untuk berhasil. ‘Nothing to loose aja deh!‘, gitu justifikasinya.

Akibatnya, saat kita mau memprospek, terlebih dahulu terbentuk harapan negatif di kepala kita. Dan harapan ini membuat kita yakin bahwa menemui prospek tersebut sebetulnya sia-sia dan cuma buang waktu. Akibatnya, kita cenderung kurang bersemangat saat memprospek, dan prospek menangkap harapan negatif kita, dan menanggapi penawaran kita juga dengan cara yang negatif. Hasilnya jelas. Kita kembali ditolak :-(

Orang dengan keyakinan yang negatif, akan selalu berpikir negatif terutama yang berhubungan dengan pencapaian/target. Jika diberi target, dia akan selalu gagal memenuhi target yang diberikan. Walaupun dia mampu, tapi dia tetap akan gagal, karena alam bawah sadarnya yang membuat dia tidak mau memenuhi target tersebut. Dia akan selalu membuat berbagai alasan dan pembenaran dengan mengemukakan sejuta kekurangan yang dia miliki tanpa memikirkan aspek kelebihan yang pasti juga dia miliki. Dan pada akhirnya, menyalahkan orang lain yang menaruh harapan “terlalu tinggi” pada dirinya.

The good news is, keyakinan kita, baik positif maupun negatif, berada sepenuhnya dibawah kendali kita. Kita-lah yang memilih, apakah kita punya harapan negatif, atau harapan positif. Dan harapan manapun yang kita pilih, pasti akan mempengaruhi orang-orang di sekeliling kita dan mendukung harapan tersebut.

Kalau kita merasa tidak mampu membuat keyakinan positif di diri kita, bisa kita latih kok. Mengucapkan kalimat affirmasi seperti “Saya bisa! Saya pasti bisa!” dengan penuh semangat terbukti jadi salahsatu cara efektif  untuk membangkitkan harapan positif dalam diri kita.

So, ngga ada salahnya kita pinjem tagline pak Obama dan kita latih mengucapkan “Yes, I can! Saya pasti bisa!” sambil bercermin. Ucapkan dengan penuh semangat sebelum kita keluar rumah memulai hari, sampai kita merasa betul-betul bersemangat! Dan kita pasti akan menjalani hari itu dengan lebih optimis dan semangat! Percaya deh ^_^

 GO DIAMOND!!! YES WE CAN!!!

Posted in MOTIVASI, serius, ORIFLAME talk | 2 Comments

Tuhan menjamin rejekimu, tapi…

December 24th, 2008 by Mia

Diambil dari kisah sufi…

Ada seorang pria yang rajin beribadah, ketika melintasi sebuah pohon, pria itu melihat seekor burung yang sayapnya patah dan tidak bisa terbang. Pria itu berkata dalam hati, ‘wah, kasihan sekali burung itu… sayapnya patah. bagaimana dia bisa mencari makan ya? pasti tidak lama lagi burung itu akan mati kelaparan.’

Beberapa hari kemudian, saat dia melintas pohon yang sama, ternyata burung yang patah sayapnya tadi, masih hidup. Pria itu jadi penasaran, dan dia intip burung tersebut.

Read the rest of this entry »

Posted in MOTIVASI, serius | 5 Comments

Hari ini Hari ibu yaa…

December 22nd, 2008 by Mia

Hari ini mother’s day ya… hari Ibu.

Teman-teman saya sibuk saling memberikan selamat, saya juga ikutan ngasih selamat buat teman-teman saya yang udah ibu-ibu.

kadang juga kasih selamat kepada sesama ‘calon ibu’. Kalo ada yang protes “ih aku kan lom merid mbaaa?”, tinggal saya jawab “eugh, masih lom niat ganti kelamin jadi calon bapak kan?”

Saya sendiri gak ngucapin apa-apa sama mamah saya. Abis keluarga saya gak pernah ‘menting’in perayaan dan segala basa basi ucapan, kaya ulang tahun, merid, ato hari-hari insidentil, kecuali ya Idul Fitri. Apa ortu saya inget tanggal nikah mereka? Ngga. Apa inget ultah anak-anaknya? juga ngga. Soalnya prioritas perhatian mereka saat itu gimana kita semua bisa sekolah sampe sarjana. Tapi gak pernah ada masalah buat anak-anaknya, secara karena gak terbiasa jadi gak ada tuntutan juga.

Jujur lho, bahkan sampe lulus SMA saya beli baju baru ya saat lebaran aja. Beneran ini mah gak boong *lha kok jadi curhat?*

Read the rest of this entry »

Posted in curhat, serius | 1 Comment

27 Produk Kosmetik Berbahaya Ditarik BPOM!

November 27th, 2008 by Mia

Aduuuhhh… heboh banget niy di jaringan saya!

Gara-gara ada gosip ada gosip, pada tanya apakah ORIFLAME kita termasuk? Alhamdulillah tentu ngga yaa… secara gitu, ORIFLAME itu perusahaan kosmetika tingkat dunia, udah berdiri lebih dari 40 tahun, dan sahamnya pun telah dipasarkan secara terbuka (go public gitu lho…). Kalo secara level perusahaan, ini setara kok jeng dengan perusahaan kosmetika besar seperti R****N ato M********E, cuma sistem pemasarannya aja yang berbeda. Karena dari harga dan kualitas, kalau dibanding-bandingkan ya sama juga :-)

Read the rest of this entry »

Posted in serius | 2 Comments

I surrender.

October 20th, 2008 by Mia

This month is a really hell-of-a-month!

Poin grup di bulan ini entah kenapa merosot drastis dan sepertinya bukan terjadi sama saya aja siy… karena klo saya ngobrol kesana kemari hampir semua yg saya ajak ngobrol menyatakan hal yang sama.

Sindrom pasca lebaran, katanya.

Alhamdulillah saya sebetulnya masih bersyukur karena ada beberapa downline yang tampaknya tidak mengalami sindroma itu dan poin pembelanjaannya masih saja bagus - beberapa berhasil mencapai posisi BC sebelum tengah bulan, great job, girls! - tapi rasa panik dan stres ngga bisa saya hindari.

Wajar sih. Soalnya bulan kemarin saya baru aja naik level, jadi target pribadi pasti pinginnya lebih baik dari bulan lalu. Bukankah kita semua begitu?

Tapi stres dan panik ini lama-lama agak terasa mengganggu. Liat aja tuh shoutbox saya yang penuh dengan icon jedot-jedotin kepala (*headbang*) hahaha… ya gitu deh yang terasa sama saya. Kenapa ya? Kenapa ya? Ngga berhenti-berhentinya bertanya. Tiap malam cek poin kok naiknya gak seperti target? Padahal saya melakukan hal yang sama aja dengan bulan-bulan sebelumnya, promo saya ngga berkurang, usaha saya juga gak berkurang. Tapi kenapa? Kenapa?

Trus saya jadi gak bisa bobo malem-malem. Dan pagi-pagi jadi gak bisa bangun pagi. Halagh ini mah sudah gejala-gejala euy…

Akhirnya kemarin malam - saat ngaca mau pake krim malam - saya ambil waktu beberapa menit. Diam. Ngeliat bayangan saya sendiri di kaca. Dan akhirnya saya bilang sama unduk,

“rasanya bulan ini saya mau ‘lepas’in aja…”

Habis itu… PLONGGGGGGG semua! Rasanya stres itu (hampir) gak ada. Saya bisa bobo enak. Bangun normal seperti biasa. Berpromo seperti biasa. Bungkus barang dan kirim barang seperti biasa. Bedanya, saya gak mikirin lagi. Bulan ini mau drop kek, mau terjun bebas kek.

Saya berhenti bertanya ‘kenapa’ karena saya tau pasti bahwa saya tidak tahu jawabannya. Yang bisa saya lakukan cuma “berserah”.

Saya pasrah.

Pasrah tidak berarti menyerah.

Pasrah tidak berarti kalah.

Saya tidak menghentikan segala usaha, saya ngerjain seperti rutinitas biasa. Tapi dengan berserah, ternyata energi yang saya habiskan untuk bengong dan bingung bisa saya tabung untuk memikirkan strategi November nanti, mulai dari sekarang. Saya juga bisa lebih jernih mengkalkulasi, jadi mulai menginventarisir rencana, dll. Melakukan promo pun rasanya lebih optimis dari hari-hari kemarin, karena saya ngga terlalu terbeban bahwa apakah hari ini ada feedback atau ngga. Yang penting saya usaha.

Saya percaya, rejeki saya insya Allah tidak akan tertukar dengan orang lain. Dan saya percaya, Allah lebih suka kalau saya tetap berusaha, daripada menyerah pada keadaan dan tidak mau berusaha sama sekali.

Ada hal-hal yang bisa kita kendalikan, dan ada hal-hal yang tidak bisa kita kendalikan. “Hasil” adalah hal yang diluar kuasa kita, tapi “usaha” adalah hal yang sangat bisa kita kendalikan. Brian Tracy

Posted in serius, ORIFLAME talk | 6 Comments

Deritanya Ibu Bekerja…

October 13th, 2008 by Mia

Duh gak usah aku ceritain lagi deh yaa… waktu sohib slash uplineku ini cerita via telp minggu lalu, aku udah antara mau ketawa geli plus pingin nangis huhuhu…

Pembantunya gak bisa balik karena kakinya patah. Anak bungsunya gak mau ditinggal sama nenek, maunya ikut mama ke kantor. Sampe-sampe di kantor, si bungsu ganteng nan imut musti bobo di… KOLONG MEJA KERJA!!!

detilnya tengok disini deh… ada skrinsyutnya pula!

Udah beyond discussion deh, betapa sebetulnya mommy bekerja itu adalah pilihan yang masuk kategori ’sangat terpaksa’ buat kebanyakan mommies. Bukan masalah aktualisasi diri, atau gengsi jadi ibu rumah tangga, tapi semata-mata karena harus bantu suami menyokong ekonomi keluarga.

Mudah2an ORIFLAME segera menjadi solusi untuk dirimu ya bu… sebagaimana yang sudah diriku rasakan. Semangat terus ya!!!

Posted in MOTIVASI, serius, ORIFLAME talk | No Comments

« Previous Entries