It’s not about how good you are. It’s about how good you want to be!

Iklan Jadoel si Mbah

April 10th, 2009 by Mia

Dapet dari kakak ipar nih…

Ini iklan simbahnya Unduk waktu beliau masih jadi juragan furnitur. Sebelumnya (atau berbarengan ya?) belio adalah salahsatu juragan batik yang besar di Jogjakarta.

iklan-mbah.jpg

Liat kata-katanya, lucu yaa ^_^

eh rumah yg di alamat itu masih ada lho, bangunannya asli, sayang tertutup oleh kios-kios di depannya.

Wish I’ve had chance to know him *lho tapi berarti klo iye gw tua juga dunkz*

Posted in me & unduk's moment, iseng | 4 Comments

Journey to the Center of Earth

November 22nd, 2008 by Mia

journey-to-the-center-of-earth.jpg

Siang tadi, saya & unduk nonton film ini nih… Unduk semangat banget soalnya liat trailernya keren katanya… sebetulnya siy doi udah pernah nonton dvd bajakannya beberapa bulan lalu (karena aslinya disono dilaunching di bulan Juli cuma sampe sini telat!) cuma mungkin hasilnya kurang bagus jadi dia heboh banget pas filmnya bener-bener maen disini. Read the rest of this entry »

Posted in me & unduk's moment, resensi film | 2 Comments

Sertifikat Uji Kompetensi vs BNSP

November 5th, 2008 by Mia

Saya tergelitik akibat diskusi dengan kakanda semalam tentang Sertifikasi Kompetensi Apoteker (diskusinya sambil ngelitikin hehehe), belio bertanya tentang :
Apakah Sertifikasi Kompetensi Apoteker udah disahkan oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) ?

Nah loo… saya kira tadinya udah. Tapi trus belio ngajak saya berkunjung ke web http://bnsp.go.id, cari mencari dari sekian daftar lembaga sertifikasi kompetensi, dan kita berdua ngga nemuin apa-apa yang menyatakan bahwa ISFI atau siapapun memiliki wewenang (lisensi) untuk mengadakan uji kompetensi. Bahkan di daftar calon LSP pun tidak ada lembaga yang mewakili profesi apoteker. Artinya, ya jelas! Ngga ada LSPnya.

Read the rest of this entry »

Posted in ngakunya farmasi, me & unduk's moment, iseng | 31 Comments

Celebrate! Celebrate! CELEBRATE!!!

September 27th, 2008 by Mia

Rayakan setiap keberhasilan kecilmu. Karena keberhasilan yang besar berasal dari keberhasilan-keberhasilan kecil.

Ini bukan quote dari motivator speaker manapun. Ini keluar dari mulut Unduk tiga malam yang lalu.

Gara-garanya, saya mengeluhkan pertambahan poin pada hari itu yang tidak sesuai dengan target yang saya tetapkan. Ceritanya, mulai bulan Agustus, saya mau bekerja dengan lebih terpola dan teratur dengan cara mem-breakdown target agar keterjangkauannya lebih terasa mudah dan cepat. *thanks to The Psychology of Selling-nya Brian Tracy!*

Jadi, saya buat target pencapaian poin harian, dan karena bulan ini saya pingin naik level, maka tentunya target saya juga agak tinggi. Dan memang selalu ada hari-hari dimana pencapaiannya jauh lebih tinggi dari target harian yang saya tetapkan, tapi pasti juga ada hari-hari dimana poinnya ’sepi’, atau bahkan hampir tidak ada pertambahan poin sama sekali.

Dan di hari-hari saat poin dibawah target, saya pasti bakal ngomong, “huaaa… kok cuma naik segini… huhuhu…” *pake efek sok tersedu-sedu*

Biasanya Unduk akan bilang dengan santai, “udahlah tenang aja… kan memang polanya tiap bulan begitu. Nanti menjelang akhir bulan juga kenceng lagi. Udah sukur masih ada tambahan poin kan?”

Tapi mungkin tiga malam yg lalu dia agak bete karena terus-terusan ngeluh tentang kenaikan poin yang gak seberapa. Akhirnya dengan serius dia narik saya duduk deket dia dan bicaralah dia panjang lebar.

Unduk bilang, metode para atasan di jaman dulu - atau jaman sekarang juga siy - yang selalu bilang ‘jangan mudah puas! jangan mudah puas!’ menurutnya adalah metode motivasi yang konyol untuk menekan orang tersebut melakukan hal yang lebih besar lagi dan lebih tinggi lagi.

Padahal - menurut Unduk - kebanyakan orang akan malah down, jika dia gak merasa puas akan prestasi yang sudah dia raih walo seiprit, dan dikasih beban lebih pula. Cuma sedikit sekali orang yang bisa merasa termotivasi dengan tekanan macam itu. Kebanyakan yang lainnya akan down, atau bete. Dan akhirnya mengerjakan ‘tugas’nya dengan seadanya. Atau malah kabur, ngilang.

Sementara kalo orang tersebut mendapatkan pujian - dan karena dipuji maka akan timbul kepuasan - dengan setiap keberhasilannya, dia akan punya dorongan energi dan semangat yang lebih besar untuk mengerjakan tugas selanjutnya. (kaya recognisi di BOP nih… sekecil apapun level, diberi penghargaan ^^)

Kita wajib merayakan setiap keberhasilan yang udah kita raih! Agama kita kan juga mengajarkan, syukuri tiap nikmat, sekecil apapun. Kalo kita gak mensyukuri, Allah gak akan kasih nikmat yang lebih besar lagi. Gitu kata bapak Unduk…

Senangnya punya motivator pribadi ^^

 

 

Ngomong-ngomong, malam ini saya resmi nyampe level 18%. Alhamdulillah…

Posted in me & unduk's moment, MOTIVASI | 2 Comments