It’s not about how good you are. It’s about how good you want to be!

Fix You - ColdPlay

September 27th, 2008 by Mia

Secara emang seneng banget sama Coldplay dari pertama kali muncul. Tapi lagu ini adalah theme song saya kalo saya lagi down atau ngerasa semua yang gue lakuin gak ada hasil *hohoho, koleris juga bisa down lhoooo…*

Lagu ini bakal saya puter bolakbalik teruuuuussss….. sampe hati jadi tenang dan pede kembali ^^

When you try your best, but you don’t succeed
When you get what you want, but not what you need
When you feel so tired, but you can’t sleep
Stuck in reverse

And the tears come streaming down your face
When you lose something you can’t replace
When you love someone, but it goes to waste
Could it be worse?

Lights will guide you home
And ignite your bones
And I will try to fix you

And high up above or down below
When you’re too in love to let it go
But if you never try you’ll never know
Just what you’re worth

Lights will guide you home
And ignite your bones
And I will try to fix you

Tears stream down your face
When you lose something you cannot replace
Tears stream down your face
And I…

Tears stream down on your face
I promise you I will learn from my mistakes
Tears stream down your face
And I…

Lights will guide you home
And ignite your bones
And I will try to fix you

Posted in Uncategorized | 1 Comment

Celebrate! Celebrate! CELEBRATE!!!

September 27th, 2008 by Mia

Rayakan setiap keberhasilan kecilmu. Karena keberhasilan yang besar berasal dari keberhasilan-keberhasilan kecil.

Ini bukan quote dari motivator speaker manapun. Ini keluar dari mulut Unduk tiga malam yang lalu.

Gara-garanya, saya mengeluhkan pertambahan poin pada hari itu yang tidak sesuai dengan target yang saya tetapkan. Ceritanya, mulai bulan Agustus, saya mau bekerja dengan lebih terpola dan teratur dengan cara mem-breakdown target agar keterjangkauannya lebih terasa mudah dan cepat. *thanks to The Psychology of Selling-nya Brian Tracy!*

Jadi, saya buat target pencapaian poin harian, dan karena bulan ini saya pingin naik level, maka tentunya target saya juga agak tinggi. Dan memang selalu ada hari-hari dimana pencapaiannya jauh lebih tinggi dari target harian yang saya tetapkan, tapi pasti juga ada hari-hari dimana poinnya ’sepi’, atau bahkan hampir tidak ada pertambahan poin sama sekali.

Dan di hari-hari saat poin dibawah target, saya pasti bakal ngomong, “huaaa… kok cuma naik segini… huhuhu…” *pake efek sok tersedu-sedu*

Biasanya Unduk akan bilang dengan santai, “udahlah tenang aja… kan memang polanya tiap bulan begitu. Nanti menjelang akhir bulan juga kenceng lagi. Udah sukur masih ada tambahan poin kan?”

Tapi mungkin tiga malam yg lalu dia agak bete karena terus-terusan ngeluh tentang kenaikan poin yang gak seberapa. Akhirnya dengan serius dia narik saya duduk deket dia dan bicaralah dia panjang lebar.

Unduk bilang, metode para atasan di jaman dulu - atau jaman sekarang juga siy - yang selalu bilang ‘jangan mudah puas! jangan mudah puas!’ menurutnya adalah metode motivasi yang konyol untuk menekan orang tersebut melakukan hal yang lebih besar lagi dan lebih tinggi lagi.

Padahal - menurut Unduk - kebanyakan orang akan malah down, jika dia gak merasa puas akan prestasi yang sudah dia raih walo seiprit, dan dikasih beban lebih pula. Cuma sedikit sekali orang yang bisa merasa termotivasi dengan tekanan macam itu. Kebanyakan yang lainnya akan down, atau bete. Dan akhirnya mengerjakan ‘tugas’nya dengan seadanya. Atau malah kabur, ngilang.

Sementara kalo orang tersebut mendapatkan pujian - dan karena dipuji maka akan timbul kepuasan - dengan setiap keberhasilannya, dia akan punya dorongan energi dan semangat yang lebih besar untuk mengerjakan tugas selanjutnya. (kaya recognisi di BOP nih… sekecil apapun level, diberi penghargaan ^^)

Kita wajib merayakan setiap keberhasilan yang udah kita raih! Agama kita kan juga mengajarkan, syukuri tiap nikmat, sekecil apapun. Kalo kita gak mensyukuri, Allah gak akan kasih nikmat yang lebih besar lagi. Gitu kata bapak Unduk…

Senangnya punya motivator pribadi ^^

 

 

Ngomong-ngomong, malam ini saya resmi nyampe level 18%. Alhamdulillah…

Posted in me & unduk's moment, MOTIVASI | 2 Comments

Happy Birthday Manik ^_^

September 24th, 2008 by Mia

Nah, hari ini, giliran Manik yang ultah nihhh…

Keberapa Nik? Kesekian lah yaa…

Kalo wishing untuk Manik mah, segudang deh… dan kira2 3/4-nya sudah selalu saya dengung-dengungkan ke Manik sampe doi pingin muntah kayanya saking kebanyakan hahaha…

Tapi Manik yang cantik pasti ngerti kok klo segudang nasehat itu buwat kemaslahatan Manik sendiri hihihi…

Pesankyu adalah : Semoga dirimu cepat menemukan passionmu, nak!

Dan belom terlambat klo mau ‘nabung usaha’ biar jadi kaya, mumpung belum usia 25 :-)

Py Birthday yaaa ^_^

Posted in iseng | 3 Comments

Bebek Kaleyo, Bukan Bebek Biasa *halagh*

September 23rd, 2008 by Mia

Setelah kemarin berhasil bertanya-tanya kira2 dimanakah letak Bebek Kaleyo, akhirnya sekitar jam setengah 6 sore, saya dan teman saya, Manik - yang semangat begitu saya bilang mau makan bebek Kaleyo karena pernah dapet deliverynya, dan katanya enak - meluncur dengan bajaj dari ORIFLAME rawamangun ke Jl Waru. Kirain-kirain, tempat itu agak jauh gituw… ternyata bener, deket sama terminal.

Bagi Anda yang naik mikrolet O2 dari Kp Melayu, atau naik mikrolet 04 dari rawasari, atau yang naik angkot-angkot merah yang dari arah kalimalang, pasti lewatin jalan ini kok.

Waktu sampe disana, seperti yang sudah saya duga sebelumnya, penuuuuuuuuuuuuuuhhhhhhhh!!!!!! Beruntung ada dua cewe yang kira2 sebaya duduk berhadap-hadapan di satu sisi meja, jadi saya dan Manik bisa duduk di sisi yang satunya. Kalo di blog orang yang saya baca ada yang komen “aduh, gak tahan ngantrinya… kenyang sama antrian!”, ya emang siy… klo diitung-itung kira2 dari saya order sampe keluar makanan hampir setengah jam.

But it worth waiting begitu liat bebeknya, hehehe…

Saya dan Manik sama-sama order Bebek Cabe Ijo. Menunya sendiri ada bebek goreng, bebek bakar dan bebek cabe ijo. Oh iya, saya pesen 2 potong bebek (utk saya sendiri) sekaligus. Just in case bebeknya kecil kaya di Hoya, huehehehe… *ngeles*

Walopun Manik udah warning, “gede kok!”. Teteuppp… it’s never enough with duck (terutama bales dendam sama bebek hoya dooooggg!!!)

Begitu dateng, wahhhh… iya ya ternyata cukup gede. Ukuran bebeknya kira-kira sama lah dengan bebek Midio di Jatiwaringin itu. Cabe hijaunya juga gak malu-malu menumpuk menutupi potongan bebek dari ujung ke ujung dengan ketebalan setidaknya setengah senti di atas permukaan bebek. Banyak gitu loh. Mouth watering lah lumayan…

Here comes the duck, ladies & gentlemen!!!

 kaleyo1.jpg

Bebeknya empuk banget, just as I expected. Juicy dan berminyak-minyak (terbantu juga oleh minyak dari sambel cabe ijo-nya). Cuma untuk cabe ijonya siy saya masih kurang puas. Klo di Midio, sambel ijonya adalah bener-bener cabe ijo yang diuleg dengan tomat ijo juga, dan pastinya pake bawang putih juga siy, baru dimasak jadi sambel goreng. Sedangkan di Kaleyo, cabe ijonya cenderung kering karena dihancurkan kasar dengan - dugaan saya - food processor. Karena cabenya emang bentuknya cincangan kasar dan ngga pedes.

Proses nguleg lebih efektif mengeluarkan pedas pada cabe karena dengan diuleg, sel-sel di cabe yang mengandung capsaisin akan pecah dan mengeluarkan capsaisinnya, larut ke minyak. Sedangkan proses penghancuran dengan food processor tidak akan membuat kantung-kantung capsaisin pecah secara maksimal. Itu kenapa rasa cabenya ngga pedes-pedes amat.

Tapi sambel mangganya bikin saya memaafkan sang cabe ijo. Sambel mangganya manis, ngga asam kecut kaya di Ginyo. Sayangnya jumlahnya juga sedikit banget. Beruntung saya masih bisa ngorek-ngorek sisa-sisa sambel mangga dari wadahnya *ih jorok yah*

Total yang harus dibayar saya dan manik kemarin hanya 59rebuan. Itu termasuk : 3 potong paha bebek cabe ijo, 2 es teh manis, 2 nasi putih, dan 1 teh botol. Murah.

Jadi, untuk harga berbanding kualitas, saya kasih nilai bebek Kaleyo ini 9.5 deh. Sama dengan bebek Midio deh, soalnya klo makan di Midio jatuhnya juga segitu :-)

Posted in kuliner | 8 Comments

Happy Birthday Lyla ^_^

September 22nd, 2008 by Mia

Hari ini salah satu sahabat slash downline slash temen luluran, Lyla, ultah nih…


yang ke berapa La? Yaaa… pastinya masih muda lah yaaaaa ^_^

Happy birthday ya Sweet Lyla, semoga Allah SWT memberkahi Lyla dengan nikmat rejeki, panjang umur, dan kesehatan selalu, amieennn…

happy_birthday_new1.jpg

Posted in iseng | 1 Comment

Bebek Hoya : Bebek Basa Basi… X(

September 22nd, 2008 by Mia

Sabtu kemarin saya & niken iseng-iseng ke restoran bebek baru di Lantai 3A Plaza Semanggi. Namanya Bebek Hoya.

Desain restonya siy OK lah… Balinese bangeud. Menunya juga cukup bervariasi. Ada Bebek Betutu, Bebek Goreng Kremes, Bebek Cabe Ijo, dan apa lagi yah… lupa.

Saya & Niken sama-sama pesen bebek cabe ijo. Satu porsinya berisi nasi putih, bebek goreng, kering kentang dan urap sayur. Harganya Rp. 25.000 (belum termasuk PPN). Kita juga iseng pesen asinan satu porsi makan berdua.

Heugh… Entah kenapa ya, kayanya makin kesini makin pada berani bikin resto bebek, tapi kok rasanya agak ngga keruan. Termasuk si Bebek Hoya ini! Bebeknya mungil, trus kering kerontang (digoreng kering), yang saking keringnya, citarasa bebeknya (agak berlemak atau juicy karena limpahan lemak yang meleleh, plus aroma bebek yang khas) sama sekali gak berasa sama sekali. Yaaaa jadi lebih mirip ayam daripada bebek.

Truzzz, cabe ijonya juga basa basi banget. Cuma sekitar satu sendok makan dilelerin aja ke atas bebeknya. Ngga membantu rasa. Ngga nendang. Ngga OK.

Kehadiran kering kentang dan urab jelas-jelas tidak membantu, malah cenderung mengganggu. Mungkin maksudnya jadi back-up lauk karena bebeknya yang mungil bin imut?

Asinannya pedesnya GILA! Sayangnya kurang manis. Cuma pedes tok sama asam cuka. Sukses bikin perut melilit malem harinya hahaha…

Sayang deh gak sempet foto, jadi gak ada skrinsyut. Abis waktu itu keburu laper sih ^_^

Duh duh, kok gak ada yah yang bisa ngalahin Bebek Cabe Ijonya Kafe Solo (Midio) di Jatiwaringin! Potongan bebek yang besar, empuk, juicy, dengan limpahan sambel cabe ijo yang juga berminyak-minyak, dan rasa pedesnya yang nendang, dengan harga yang sangat murah untuk hitungan resto bebek (satu potong bebek cabe hijau Rp. 13.500, nasi uduk Rp. 3.500) bener-bener bikin siapapun yang udah nyobain pasti pingin balik lagi ^_^

lokasi : persis sebelah Jatiwaringin Junction, ato komplek ruko di sebelah pintu tol jatiwaringin (bukan jatibening yah, jangan salah!). Kalo dari arah sudirman, langsung keluar tol ke arah kalimalang, dari pintu tol kira2 100 meter lah.

Ayo, siapa yang mau adu bebek? Kasih info dong tempat makan bebek yang niqmat bin enak yang pernah Anda coba…

Asal jangan Ginyo di Tebet yah! Produksi masakan bebek kok masal, bebek yang tidak segar karena sudah dimasak sebelum kita tiba. Bumbu yang ala kadarnya, ukuran bebek yang imut. Ugh, highly not-recommended!

Posted in kuliner, iseng | 4 Comments

What a (f@#X:ng) life!

September 19th, 2008 by Mia

Aku minat daftar jadi member oriflame nih…tapi nti ajarin aku tentang rekrut lewat jaringan ya. Aku agak gaptek nih. Kemarin bikin blog aja susahnya minta ampun dan hanya bisa memanfaatkan waktu sebelum jam kerja n pas istirahat. Pas istirahat juga kepotong waktu makan siang. Kalo pulang kerja aku gak bisa karena harus pulang tengbur. Aku ikut angkutan bis kantor, jadi jangan sampe telat kalau tidak mau ketinggalan bis dan naik angkot ke rumah, hehe.

getir deh baca potongan email dari seorang sahabat. Bukannya apa-apa. I’ve been there, too!

Kerja di industri dengan potensi gaji dan karir yang cukup tinggi dibanding dunia profesi farmasi yang lain, tapi tetap aja terlalu besar harga yang musti dibayar untuk itu.

Pulang harus teng-go, kalo gak buru-buru keluar untuk menuju jemputan, bisa dimaki orang satu jemputan karena mereka semua mau pulang cepet-cepet. Kalo ketinggalan jemputan, nyengir darah deh, soalnya lokasi pabrik yang jauuuuhhh dari peradaban.

Jam makan siang cuma setengah jam. Heboh buat yang muslim karena harus makan siang buru-buru biar bisa sholat. Makannya pun sedapetnya. Awal2 bulan mungkin menunya cukup enak, tengah bulan ke belakang sayurnya gak jauh-jauh dari tumis toge. Toge gitu loh, beli seribu perak dapet segerobak!

Internet di jatah, itupun cuma bisa di ruang manager. Padahal untuk formulator, penting banget untuk saya browsing di internet. Baru berani ngenet (plus cek email) kalo manager lagi kabur dari kantor. Kalo udah gitu, gue puas-puasin deh ngenet di ruang manager hahaha…

Awalnya saya kos di karawaci (karena antar jemput hanya sampai sana, dan supervisor ke atas dilarang tinggal di daerah sekitar pabrik). Lama-lama saya jenuh juga, udah kuliah musti kos, masa kerja kos lagi. Nekat pulang balik jakarta-serang tiap hari.

Keluar dari rumah jam 5 lewat 10. Klo liat ufuk, artinya udah terlambat. Pulangnya naik jemputan sampe karawaci, trus tunggu bis ke kp rambutan. Diturunin di jembatan tol layang UKI, musti manjat pager jalan tol dulu. Phew…

Hahaha masa laluuuu banget. Thank GOD saya waktu itu cepat-cepat ambil keputusan untuk ninggalin kehidupan yang kaya gitu. Kalo ngga, entah jadi apa saya sekarang ya?

Posted in iseng | 1 Comment

ORIFLAME : Solusi untuk para mommies ^_^

September 18th, 2008 by Mia

Senangnyaaaaaaaaahhhh ^_^

Hari ini akhirnya salah satu teman kuliah saya bisa teryakinkan untuk bergabung bersama saya di bisnis ORIFLAME.

Ceritanya, sepekan terakhir ini di milis angkatan saya riuh rendah berdiskusi tentang ibu bekerja. Ada yang di rumah dan lagi berpikir ulang untuk ngantor demi membantu perekonomian keluarga (dengan resiko meninggalkan anak), ada yang lagi mikir mau bisnis franchise minimarket yang modalnya pasti lah gak sedikit, ada ibu bekerja yang pingin resign tapi pingin dapet duit (pengen juga dong, siapa sih yang gak mau?), dan ada ibu yang tetap keukeuh bekerja. Ya gapapa itu semua kan pilihan masing-masing yaa…

Saya sih cuma sharing aja di sana. Ngga nawarin apa-apa. Ngga janjiin apa-apa. Cuma cerita apa yang saya alamin aja.

Secara saya belum jadi ibu-ibu, jadi gak terlalu paham “derita” para ibu bekerja. Jadi saya cuma cerita begini : saya jalanin bisnis yang mudah sekali dijalankan. Modalnya saya cuma promo via internet 10 menit tiap pagi. Setelah itu tiap 1 atau 2 jam cek feedback promo. Terima order via internet atau sms. Trus saya packing pesanan barang. Jam 3 atau jam 4 sore saya ke TIKI, trus langsung ke ORIFLAME untuk order pesanan customer atau titipan downline. Magrib saya udah ada di rumah lagi. Itu juga gak musti tiap hari saya jalanin. Ada hari-hari lain dimana saya cuma muter2 mall, belanja dan ngehotspot sambil ngupi, ato creambath dan refleksi di salon, hehehe….

Asyiknya, saya teteup dapet “gaji” tiap bulan yang jumlahnya - mungkin saat ini belum sama tapi soon! - sama aja dengan mereka yang kantoran, dan someday saya percaya pasti dapet lebih!

Dan kalo saya nanti dikasih baby, saya gak takut lagi tuh kebingungan cari baby sitter. Soalnya saya udah nyaman banget buuu… saya bisa gajian, tapi full timer ngurus keluarga.

Alhamdulillah, ada 2 orang yang langsung kasih feedback positif ke saya. Yang satu karena kebetulan di jakarta, bisa saya telpon sambil hahahihi (karena dulunya jg temen maen siy…) Katanya sih masih mau mikir-mikir lagi walo emang rencana resign akhir taun ini (jangan kelamaan ya jeng mikirnya… ntar keuber bonusnya sama anak SMA!). Yang satu, walopun secara jarak terbilang jauh, di Surabaya, dan komunikasi cuma via email (saya cuma butuh 2 kali kirim email utk meyakinkan beliau) alhamdulillah besok mau kirim data-data untuk ngedaftar.

 

 

 

 

 

 

Ngga ada yang lebih menyenangkan daripada memberikan alternatif solusi bagi para mommy yang pingin full time di rumah, tapi gak mau kehilangan pendapatan. Apalagi kalo mereka adalah teman dan sahabat kita sendiri.

Welcome aboard ya jeng… semoga kalian diberi kesabaran dan ketekunan dalam menjalankan bisnis ini bareng-bareng dirikyu. Insya Allah kalo kita udah ada di track yang tepat, kesuksesan itu pasti jadi milik kita.

 

Jika kita melakukan apa yang telah dilakukan oleh mereka yang sukses, terus menerus berulang-ulang, maka tidak ada satu pun di dunia ini yang bisa menghalangi kita untuk mendapatkan hasil yang sama dengan mereka.

 

 

 

 

sssttt… barusan aja salah satu pelanggan baru juga berhasil saya “alihstatus” lho jadi member! Horeee ^_^

Posted in MOTIVASI, ORIFLAME talk | No Comments

Hukum Sebab - Akibat

September 17th, 2008 by Mia

Anda percaya gak, bahwa gak ada sesuatu hal pun yang terjadi secara kebetulan. Semua yang terjadi di dunia ini pasti ada alasannya. Everything happens for a reason.

Begitu juga dengan sukses dan gagal. Kegagalan bukanlah kecelakaan, kesuksesan pun bukan suatu kebetulan. Ngga ada orang yang ‘kebetulan sukses’. Kesuksesan kita bisa diprediksi kok. Dan bahkan kesuksesan meninggalkan jejak, artinya kiat sukses mereka yang sukses sangat bisa kita ikuti!

Menurut Brian Tracy, ada aturan terpenting jika kita ingin sukses.

“Jika Anda melakukan apa yang telah dilakukan oleh orang-orang yang sukses, berulang-ulang, maka tidak ada satu pun di dunia ini yang bisa menghalangi Anda untuk mendapatkan hasil yang sama dengan mereka. Dan jika Anda tidak melakukannya, maka tidak ada satupun orang yang bisa membantu Anda (meraih sukses Anda)”.

Ingatlah bahwa setiap orang yang berada di 10% peringkat teratas di ORIFLAME memulainya dari bawah, sama seperti kita. Semua yang saat ini menjadi yang terbaik, menjadi pakar, menjadi diamond, awalnya pun tidak tahu apa-apa. Yang mereka lakukan hanyalah selalu belajar dari para ahli. Mereka belajar dari orang-orang yang sudah lebih dahulu sukses sebelum mereka. Dan mereka dengan konsisten melakukan hal yang sama berulang-ulang, bahkan sampai saat ini mereka tetap melakukannya. Dan mereka telah mencapai hasil yang sama dengan orang-orang yang mereka tiru.

Mereka sudah membuktikannya.

Kita juga bisa :-)

Keputusan Anda hari ini

menentukan hidup Anda esok hari.

 

The Psychology of Selling, Brian Tracy

Posted in Psychology of Selling, MOTIVASI, serius, ORIFLAME talk | No Comments

There is no such thing as FREE LUNCH!

September 17th, 2008 by Mia

Sering banget saya ketemu orang yang menjawab begini saat saya menawarkan bisnis ORIFLAME :

“Harus jualan yah? Aduh aku gak bisa jualan. Gak bakat!”

“Harus ajak orang juga? Yah… gimana caranya?”

“Apa??? Musti training segala? Yah kayanya kalo pake training-trainingan aku gak bisa deh…”

Untuk Anda yang masih berpikiran seperti di atas, Saya cuma mau kasih ilustrasi begini :

Anda dari rumah musti pergi ke suatu tempat di mana Anda penting sekali untuk ada disana, dan Anda gak punya kendaraan pribadi karena yah… mungkin emang belum kebeli.

Tapi Anda males naik angkot atau bis kesana. Panas, gitu kata Anda.

Naik taksi? Ugh, mahal kaleee!!!

Jalan kaki? Apalagi! Bisa dua hari mungkin baru sampe. Bisa gempor!

Pingin nebeng, gak ada yang sudi Anda tebengin. Kalopun ada, Anda gengsi minta nebeng. Ketauan kere-nya!

Sampai ngga Anda ke tempat itu?

Kecuali Anda punya “Pintu Kemana Saja”-nya Doraemon, atau Portkey-nya Harry Potter, saya berani jamin sampe kiamat pun Anda gak akan sampai ke tempat itu. Gimana mau sampai, semua alternatif yang bisa Anda lalui untuk menuju kesana, Anda ogah.

There’s no such thing as free lunch! Saat ini apa sih yang ngga harus kita “bayar”? Bahkan untuk udara bersih pun, saat ini Anda harus mengeluarkan uang! Anda harus berkendaraan ke daerah puncak atau pegunungan. Atau Anda harus beli air purifier yang harganya jutaan. Artinya tetap harus ada usaha. Harus ada biaya.

Jika Anda masih berpikir-pikir bahwa :

  • Anda tidak mau berjualan (padahal yang jualan tuh katalog, bukan Anda! Anda cukup membantu sang katalog untuk sampai ke para konsumen Anda!)
  • Anda tidak mau mengajak orang (Anda tau, di luar sana, banyaaaaaaaaaaakkk sekali orang yang jika tau betapa besar peluang untuk bisa sukses bersama ORIFLAME untuk mereka, mereka dengan sukacita akan bergabung bersama Anda di ORIFLAME!), dan…
  • Anda tidak mau datang ke training rutin (hanya 2 jam di hari Sabtu. 2 jam dalam satu minggu. 2 jam dengan bonus ilmu dan motivasi yang Anda dapatkan secara GRATIS)

maka mohon maaf yaa, jangan tersinggung jika saya boleh bilang, Anda tidak cocok di bisnis ini.Dan basically, Anda mungkin memang tidak akan cocok di bisnis apapun. Karena semua bisnis menginginkan hal yang sama. Komitmen, Fokus, dan Konsistensi. Bedanya, ORIFLAME menawarkan Anda bisnis dengan modal yang sangat murah jika dibanding bisnis MLM lainnya, apalagi bisnis konvensional yang modalnya juta-jutaan (believe me, I’ve been there!)

Jawabannya hanya ada di pikiran Anda sendiri. Jika Anda ingin meraih jutaan rupiah dengan modal hanya 30.000 rupiah dan meluangkan waktu Anda di bisnis ini - waktu yang jelas-jelas lebih sedikit dibandingkan kalau Anda harus kerja kantoran - ayo mulai pikirkan baik-baik, apa yang harus Anda ‘korbankan’, dan privilege apa yang bisa Anda dapatkan dari bisnis ini, yang mungkin tidak akan pernah Anda dapatkan jika Anda masih menjalani hidup Anda yang sekarang.

 

 

Waktu luang lebih banyak.

 

 

Bersenang-senang.

 

 

Mengurus anak dan suami.

 

 

Punya modal untuk usaha.

 

 

 

 

 

Keputusan Anda hari ini

menentukan hidup Anda esok hari.

 

Posted in MOTIVASI, serius, ORIFLAME talk | No Comments

« Previous Entries